Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest threesome

Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest Threesome | "Huh. , bete banget deh" sungut Vivi sambil mematikan tv. Sekarang Vivi sedang sendirian di rumah. Sudah seminggu ini, Papa Vivi tugas keluar kota dan rencananya baru pulang minggu depan. Mama Vivi sedang pergei arisan di rumah temannya.

Andi juga pergi menginap di rumah temannya. Pembantu mereka pulang kampung menjenguk keluarganya yang sakit. Ibu peri juga jarang menjenguk Vivi. Bosan menonton tv, Vivi lalu pergi ke kamarnya di lantai dua.

"Coba Andi nggak pergi, kita bisa main kayak kemarin dulu" pikir Vivi Memang sejak pengalaman oral seksnya dgn Andi, Vivi sering mengulangi perbuatannya dgn Andi. Tentu saja diam-diam kalo Mama dan Papa Vivi lagi nggak ada dirumah.

Bahkan Ibu peri pun nggak Vivi beri tahu tentang aktivitasnya yang satu ini. Vivi berdiri di depan cermin besar yang ada di kamarnya. Kemudian dia melepas pakaian, bh, dan celana dalamnya.

Sekarang Vivi telanjang bulat sambil memandang dirinya sendiri di cermin. Vivi memandangi wajahnya yang cantik manis, kulitnya yang putih mulus, dadanya yang baru tumbuh dgn puting mencuat gara-gara Andi sering gemas kalo mengulum puting itu, dan memek nya yang terawat dgn bulu-bulu halus yang masih jarang.

"Uuhh. , enak. " , desah Vivi sambil tangannya yang kiri mengelus lembut dadanya sendiri. Sesekali dipilinnya putingnya sambil mMore. embayangkan kalo Kak Rendi yang sedang melumat putingnya itu.

Tangan kanannya juga nggak Vivi biarkan menganggur tetapi sibuk mengusap lembut memek nya terutama bagian agak menonjol yang bernama klitoris seperti yang sudah dipelajari Vivi dalam pelajaran anatomi tubuh manusia di sekolah.

Vivi merasa nikmat sekali bila klitorisnya diusap-usap, apalagi kalo dihisap mulutnya Andi. Mata Vivi terpejam, kelihatannya dia asyik menikmati perbuatannya itu sampai Vivi nggak menyadari kalo ada seseorang membuka pintu kamarnya.

"Vivi! Apa yang kamu lakukan? ! " Vivi kaget sekali. Dia segera menghentikan kegiatannya lalu menoleh ke pintu kamarnya. Ternyata disana sudah berdiri Mama Vivi dgn wajah yang kelihatannya sangat marah.

"Mmaa. Ma" , kata Vivi sambil ketakutan. "Ehm ternyata kalo lagi sendirian, kamu sering melakukan perbuatan kurang ajar seperti ini ya? ! " , cibir Mama Vivi.

"Mm. maafin Vivi, Ma" , jawab Vivi ketakutan sambil berusaha menutupi dada dan kemaluannya. Mama Vivi mendekat sambil memandang Vivi yang masih telanjang. "Ehm. anak kurang ajar ini rupanya sudah tumbuh jadi gadis yang cantik sekali. Sekarang aku punya kesempatan mencoba oleh-oleh dari temenku dari Belanda sambil mempraktekan apa yang kulihat dari vcd kemarin. " , pikir Mama Vivi dalam hati.

"Kamu akan Mama hukum. Sekarang tunggu disini dan jangan pakai bajumu. Kalo kamu nggak mau menurut sama Mama, akan Mama beritahukan perbuatan kamu ini ke Papa. " , kata Mama Vivi sambil keluar kamar.

"Iya, Ma. " , jawab Vivi pelan. Vivi takut sekali kalo Mama mengadukan dia ke Papa. Vivi berpikir hukuman apa yang akan dijatuhkan Mama. Apa dia akan dipukul? Tapi Vivi berpikir lebih baik dipukul daripada diadukan ke Papa.

gak lama kemudian Mama Vivi kembali dgn cuma memakai kimono sambil membawa sebuah kotak. Mama menyuruh Vivi berdiri mendekat. Kemudian Mama melepas kimononya. Vivi kaget, ternyata Mamanya nggak memakai apa-apa di balik kimononya.

Diam-diam Vivi kagum terhadap Mamanya yang jelas merawat tubuhnya dgn baik. Vivi mengamati wajah Mamanya yang masih cantik, tubuhnya yang masih langsing dan bagus, dadanya juga indah, besar tapi nggak turun dan masih padat, dan memek Mamanya ternyata bulunya dicukur habis.

"Sekarang kamu harus menurut sama Mama dan jangan ceritakan ini ke siapa pun. Kalo nggak Mama akan melaporkan kamu ke Papa" , perintah Mama. "Iya, Ma. " , jawab Vivi ketakutan.

Tiba-tiba Mama Vivi mencium bibir Vivi dgn penuh nafsu. Mama Vivi penasaran ingin tahu rasanya bercinta sesama perempuan setelah dia ngeliat vcd porno milik temennya yang ada adegan lesbinya.

Sekarang dia bisa mencobanya dgn anak tirinya ini. Vivi terkejut tetapi dia nggak berani melawan perbuatan Mamanya. Diam-diam Vivi bersyukur bahwa hukumannya ternyata nggak dipukul seperti biasanya.

Vivi heran dgn perbuatan Mamanya tapi lama-lama Vivi juga menikmatinya. Lidah Mamanya bergerak liar dimulutnya, Vivi pun meniru perbuatan Mamanya. Mulanya memang Vivi agak kaku dan risih, tapi kemudian dia menikmatinya.

Apalagi tangan Mamanya juga mulai meremas-remas pantat Vivi sambil sesekali mampir mengusap-usap vagina Vivi, dan tangan satunya liar beroperasi di dada Vivi sambil memilin putingnya. Nafsu Vivi mulai naik seperti kalo dia lagi oral dgn Andi.

Vivi merasa kakinya mulai lemas oleh kenikmatan. "Ma, Vivi capek berdiri. " , keluh Vivi. "ok. Sekarang kita ke ranjang aja. " , jawab Mama sambil mendahului tidur di ranjang Vivi.

"Kamu juga naik kesini dan cium susu Mama sambil diremas-remas. " Vivi menurut. Vivi menciumi toket Mamanya yang besar itu sambil tangannya meremas toket yang satunya. "Eehhm. yeah. Terusin La, isep putingnya. ookh. anak pintar. " , desah Mama Vivi keenakan.

Vivi senang mendengar Mamanya senang. Mama nggak pernah memuji Vivi sebelumnya. Lagipula Vivi suka melakukan perintah Mamanya yang satu ini. Vivi gemas dgn toket Mamanya, dia suka sekali kalo Mamanya mendesah keenakan ketika putingnya Vivi isap keras-keras.

"Aakh. bagus sayang. memek Mama coba kamu usap pake tangan kamu. aakh. yeah begitu. Jari kamu masukin ke lubang vagina Mama, pakai tiga jari biar lebih enak. ookh kocok-kocok keluar masuk. aakh. " Vivi mengocok vagina Mamanya, mula-mula pelan lalu bertambah cepat.

Vivi merasakan jarinya basah oleh cairan, vagina Mamanya jadi agak becek oleh cairan kenikmatan yang membanjir. "Eehm. sekarang jilatin vagina Mama. " , perintah Mama Vivi. Vivi mencoba apa yang sering dilakukan Andi pada vagina nya kalo lagi oral.

Vivi menciumi vagina Mamanya, lidahnya bergerak liar sambil sesekali menusuk lubang vagina itu. gak lupa, Vivi juga mengulum klitoris Mamanya dgn kuat karena Vivi merasa paling enak kalo Andi mengulum klitorisnya.

Tubuh Mamanya kontan tersentak, dan pantatnya agak terangkat sebentar. "Ookh. eehm. belajar dari mana kamu sayang? " , tanya Mama Vivi. Vivi gak berani menjawab kalo Andi yang mengajari.

Vivi meneruskan mengerjai vagina Mamanya sambil sekarang jarinya ikut mengocok vagina Mamanya dgn cepat. "Aakkhh. Mama nyampe sayang. aakkhh. " , jerit Mama sambil menjepitkan pahanya dan tangannya menjambak rambut Vivi.

Cerita Sex Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest Threesome

Mama Vivi beristirahat sejenak sambil menikmati sisa-sisa orgasmenya yang pertama. Kemudian Mama Vivi menyuruh Vivi tidur telentang. Sekarang gantian Mama Vivi yang beroperasi. "Kamu cantik sekali La. Mama akan bikin kamu merasa keenakan. " , puji Mama.

Vivi senang sekali. Mama mencium bibir Vivi sambil tangannya meraba-raba tubuh Vivi. Ciuman Mama turun ke leher. Vivi menikmatinya, nafsunya mulai naik. Kemudian mulut Mama beroperasi di dada Vivi yang baru tumbuh dan masih tampak datar.

Puting Vivi dikulum kuat-kuat oleh Mama sambil tangannya mulai aktif di vagina Vivi. "Eehmm. Enak Ma esstt. " , desah Vivi. Puting Vivi bertambah keras dan besar karena rangsangan dari Mama.

Kemudian kaki Vivi dibuka karena Mama Vivi akan mengerjai vagina anaknya itu. Mama Vivi mulai menjilat vagina anaknya. "Sstt aakh. terus Ma. " , erang Vivi bertambah keras.

Lidah Mamanya terasa mengorek-ngorek liang vagina nya dgn liar. Vivi mendesah merasakan nikmat birahi yang melanda dirinya. Apalagi ketika Mamanya menyedot klitorisnya, badan Vivi sampai melengkung ke atas menahan nikmat.

Mama Vivi pun menemukan keasyikan tersendiri menjilati vagina anak tirinya itu. Dia terus menjilati vagina anaknya. Semakin Vivi mendesah dgn keras dan merasa nikmat, Mama Vivi pun semakin bersemangat mempermainkan vagina mungil yang masih perawan itu.

Mama Vivi pun menahan diri untuk nggak menggunakan jarinya, belum waktunya pikir Mama Vivi. "Aakkhh. aah Ma, Vivi. eh. Vivi. aakh. ". Vivi merasakan ada sesuatu dalam dirinya yang mau jebol keluar dan dia nggak dapat menahannya lagi.

Kakinya dirapatkan menjepit kepala Mamanya. Vivi pun mengalami orgasmenya yang pertama. Cairan kenikmatan Vivi yang membanjir keluar ditelan habis oleh Mamanya. Setelah itu badan Vivi lemas dan dia terkulai di ranjangnya.

"Hukuman untukmu belum selesai Vivi. " , kata Mamanya. Vivi ngeliat Mamanya berdiri dan menghampiri kotak yang ada di meja. Kelihatannya Mamanya mengambil sesuatu dari dalam kotak lalu memasangnya seperti sabuk melingkari pinggang dan pantatnya.

Vivi nggak bisa ngeliat benda itu dgn jelas karena Mamanya memunggunginya. Dan ketika Mamanya berbalik, Vivi kaget sekali. Benda itu ternyata berbentuk seperti burungnya Andi tetapi dari karet dan dua kali lebih besar dari punya Andi.

kontol karet dipasang Mamanya hingga seakan-akan Mamanya adalah laki-laki. "Ma, kok Mama pake barang kayak gitu sih? " , tanya Vivi heran. "He. he. kamu pasti suka sama barang ini. Sekarang kamu kulum ****** ini pake mulut kamu. " , perintah Mama.

Vivi menurut, lagipula Vivi memang suka mengulum burungnya Andi. Dan punya Mama kelihatannya lebih besar dan menarik sekali. Vivi mempraktekan pengalamannya dgn burung Andi pada mainan Mamanya.

Tapi kontol mainan Mama ternyata lebih besar, mulut Vivi hampir nggak muat menampung besarnya benda itu. Walaupun dipaksa, kontol mainan itu cuma bisa masuk separuhnya. Mama Vivi memegangi kepala Vivi sambil memaju mundurkan pinggulnya seperti memperkosa mulut Vivi.

Mama Vivi menikmati perbuatannya itu sambil tertawa senang. Kemudian Mama Vivi mengajak Vivi memainkan posisi 69 dgn Mama Vivi dibawah agar dapat menjilati vagina anaknya lagi. "Eehm. eehhmm. sst. aakh Mama. enak Ma ehhm. eehm. " , desah Vivi saat dia mengambil nafas, lalu dia meneruskan kulumannya.

Vivi pun mulai terangsang kembali. Kemudian Mama Vivi menyuruh Vivi tidur terlentang. Lalu mengambil posisi misionaris untuk memerawani Vivi dgn kontol mainannya itu. "Apa yang Mama lakukan? " , tanya Vivi.

"Tenang saja sayang, kamu pasti senang. " , jawab Mama Vivi sambil menggesek-gesekkan kepala kontol mainan itu ke vagina Vivi. Vivi merasa nikmat saat vagina nya digesek ujung mainan Mamanya.

Apalagi Mamanya mulai melumat bibirnya lagi sambil tangannya memilin putingnya yang kini semakin keras. "Aduuh. sakiitt Maa. " , jerit Vivi karena Mama mulai berusaha memasukkan kontol itu ke vagina nya.


Cerita seks Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest Threesome
  • "Cuma sebentar, nanti juga enak lagi. " , jawab Mama sambil memompa kontol yang baru masuk kepalanya saja. Vivi mulai merasa enak bercampur sedikit perih. Sampai. "aakkh. sakiit maa. " , jerit Vivi ketika Mamanya tiba-tiba menekan amblas hingga kontol itu menjebol selaput daranya.
  • Mama Vivi mendiamkan dulu gerakannya agar vagina Vivi terbiasa dgn kontol besar itu. Dia pun mencium lagi bibir anaknya dan memainkan toket anaknya agar Vivi teralihkan rasa sakit akibat jebol keperawanannya.
  • Ketika Vivi sudah agak tenang, Mama Vivi mulai memompa pelan-pelan. "Aakh. ii. iiya Ma. Terus Ma. " , desah Vivi ketika dia mulai merasakan nikmatnya seks walaupun masih ada sedikit rasa perih.
  • Mama Vivi pun merasa keasyikan tersendiri ketika dia berperan sebagai laki-laki dgn kontol mainannya itu. "Uukkhh. enak Ma. Terusin Ma. Vivi sayang Mama. " , desis Vivi.
  • Vivi memang merasakan kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya, bahkan melebihi permainannya dgn Andi. Mama Vivi semakin bersemangat mendengar desahan Vivi dan diapun makin mempercepat pompaannya di vagina anaknya.
  • "He. he. kamu suka khan dientot sama kontol Mama ini? " , kata Mama. "Iiya Ma. Vivi suka. " , jawab Vivi. "Suka ngapain? Ayo bilang. Kamu suka dientot sama kontol Mama ini. Ayo. " , perintah Mama Vivi.
  • "Aakkh. Vivi suka. aakh Vivi suka dientot sama kontol Mama yang gede. " , jawab Vivi yang mulai terhanyut dalam permainan Mamanya. Mama Vivi senang mendengar Vivi ngomong jorok begitu, dan dia pun makin gencar melakukan tusukannya sambil diselingi goyangan agar Vivi bertambah nikmat.
  • "Uukkh. terus Ma. Enaakk. aakkhh. " , desah Vivi sambil menggoyang pinggulnya mengikuti irama pompaan Mamanya. "Kamu memang pelacur kecil sexy  yang suka dientot sama kontol besar. " , kata Mama Vivi yang semakin terangsang dgn ngomong yang jorok-jorok.
  • "Iya, Ma. Vivi ini memek vivi yang senang dientot. aakkhh Entot terus Ma. " , jawab Vivi meniru kata-kata Mamanya yang jorok. Mama Vivi senang mendengar desahan dan ucapan jorok Vivi.
Dia menikmati ngeliat wajah Vivi yang terangsang. Gadis cantik yang baru tumbuh dewasa itu terengah-engah keenakan. Kadang dia menggigit bibirnya menahan nikmat. Ekspresinya yang sedang terangsang membuat Vivi semakin kelihatan cantik.

"Ma, Vivi. aakh. Vivi mau. " , desis Vivi. melihat anaknya akan orgasme, Mama Vivi mengangkat pantat Vivi dan memompa Vivi semakin cepat. "Aakkhh. Vivi nyampe, Ma. " , erang Vivi saat mencapai orgasmenya yang kedua.

Vivi menjepitkan kakinya ketat ke pinggul Mamanya. Tangannya menarik dan memilin putingnya sendiri. Matanya tampak putihnya saja dan bibir bawahnya digigit sendiri menahan sensasi orgasme yang dia rasakan.

Mama Vivi akan membiarkan Vivi istirahat sebentar ketika. "Ma, Andi boleh ikutan nggak? " , tanya suara dari arah pintu kamar. Mama Vivi kaget. Saat dia menoleh ke arah pintu, dia ngeliat anaknya si Andi sudah telanjang bulat sambil memegangi burungnya yang sudah berdiri.

Tetapi Mama Vivi malah tersenyum dan berkata, "Boleh, sayang. Ayo kesini". Andi kegirangan, dan segera naik ke ranjang. Dia berdiri di atas lututnya dan mengangkangi tubuh Vivi.

Andi lalu menyuruh Vivi mengkaraoke burungnya. Vivi menurut walaupun sudah lemas. "Aakh enak La. Helen aja kalah pinter kalo urusan kayak begini. " , kata Andi. Sementara itu, Mama Vivi sedang membersihkan vagina Vivi dgn kain lap.

terlihat ada noda merah di cairan Vivi, tanda kalo dia sudah nggak perawan lagi. Kemudian dia menjilati vagina Vivi untuk membangkitkan birahi anak tirinya lagi. "Ma, minggir dulu, Ma. Andi pengen ngentot nih. " , pinta Andi dgn nafsu.

"Tunggu, sayang. Kamu tiduran saja di situ. Mama mau ambil sesuatu. " , perintah Mama. Andi menurut, dia tiduran setengah bersandar pada kepala ranjang dgn diganjal bantal pada punggungnya.

Mama Vivi pergi ke kotak di meja, melepas kontol mainan dan mengambil bungkusan kecil. Setelah Mamanya mendekat, Andi baru tahu kalo yang diambil Mamanya adalah kondom. Lalu Mama memasang kondom itu pada burung Andi.

"Ayo, Vivi. Naik ke atas Andi. " , perintah Mama. "Tapi Vivi masih capek, Ma. " , jawab Vivi lemah. "Jangan membantah. Andi sudah pengen ngentot kamu. Sini Mama bantu. " , jawab Mama sambil membantu Vivi.

Mama membimbing Vivi duduk diatas Andi dgn vagina nya tepat di atas burung Andi. Mama menuntun kontol Andi memasuki vagina Vivi yang walau sudah gak perawan tapi masih rapat.

"Aakkhh. vagina kamu enak banget, La. Burungku kayak dijepit. " , desah Andi. Andi senang posisi ini karena dia bisa ngeliat wajah Vivi yang cantik dan tangannya pun bisa mengerjai puting Vivi.

Sementara itu, Mama Vivi yang memeluk Vivi dari belakang membantu Vivi memompa kontol Andi sambil menciumi leher Vivi dari belakang. Pelan-pelan, birahi Vivi naik lagi karena kocokan kontol Andi di vagina nya, putingnya yang dipilin Andi dgn gemas, juga ciuman Mama di lehernya.

Vivi mulai mendesah pelan mengiringi desahan Andi yang keenakan. Setelah Vivi mulai pulih, Mama meninggalkan kedua anaknya yang asyik ngentot. Mama mengambil kontol mainan dari dalam kotak dan memakainya.

Tetapi yang ini lebih kecil dari yang tadi, kira-kira besarnya sama dgn burung Andi. Mama kembali lagi ke ranjang sambil membawa botol kecil dari plastik. Kemudian Mama menyeret tubuh Andi agak ke bawah hingga Andi tidur terlentang.

Lalu Mama mendorong tubuh Vivi ke depan hingga Vivi telungkup merapat dgn Andi, dan vagina Vivi masih mencengkeram burung Andi. Andi menyambut Vivi dgn melumat bibir Vivi.

Kemudian Mama menjilati anus Vivi dan menusukkan lidahnya ke lubang anus itu. "Uukh. geli, Ma. Enak. " , desah Vivi. Mama tersenyum, dia mau mencoba ide yang muncul saat Andi minta bergabung tadi.

Mama mengambil botol kecil tadi, lalu menyemprotkan isinya ke lubang anus Vivi. Kemudian diratakan dgn jarinya yang berusaha membuka sedikit anus Vivi hingga cairan itu bisa masuk ke dalam liang belakang Vivi.

"Apa itu Ma? Rasanya dingin. " , tanya Vivi. "Kamu tenang aja. Mama jamin ini lebih enak dari yang tadi. " , bujuk Mama. Lalu Mama memposisikan kontol mainannya yang sudah dipasang kondom dan diolesi cairan pelumas dari botol tadi ke liang anus Vivi.

Mama mulai berusaha memasukkan kontol mainannya ke anus Vivi. "Aduh Ma. Mama ngapain Ma? Sakit Ma. " , rintih Vivi. "Pertamanya aja kok yang agak sakit. Ntar juga enak. " , bujuk Mama.

Mama terus memaksa mainannya masuk, dan nggak peduli Vivi yang merintih kesakitan. kontol mainan itu dimasukkan pelan-pelan sampai masuk semuanya. Lalu Mama membiarkan dulu sampai Vivi agak tenang.

Andi juga membantu Vivi melupakan rasa sakitnya dgn melumat bibir Vivi lagi. Beberapa saat kemudian Mama mulai memompa kontol mainannya pelan-pelan. Mula-mula Vivi merasa anusnya perih sekali, tubuhnya terasa penuh dgn dua kontol di kedua lubangnya.

Tapi setelah lancar, Vivi mulai merasakan sensasi kenikmatan yang melebihi persetubuhannya dgn satu kontol. Apalagi Mama mulai meningkatkan irama kocokannya. Andi yang ada dibawah pun merasa nikmat sekali.

memek Vivi terasa lebih rapat dan menggigit karena kontol Mama yang ada di anus Vivi. Walaupun Andi nggak bergerak tapi kocokan Mama diatas membuat pergerakan otot vagina Vivi seperti memijat-mijat burungnya.

"Aakkhh. iya, Ma. Sekarang rasanya jadi enak lagi. aakh. sst. terus. entotin yang cepet, Ma. " , erang Vivi yang mulai merasakan sensasi nikmat threesome. "Uuhf. vagina kamu rasanya tambah sempit. Kamu suka peler ku, La? " , rayu Andi.

Andi mengimbangi gerakan Vivi dan Mamanya dgn menggoyang pinggulnya memutar. "  kontol kamu enak juga kok Andi. aakh. eehhmm. " , Vivi mendesis keenakan. Ibu dan anak-anaknya itu terus memacu birahi mereka.

Tubuh mereka sudah mengeluarkan peluh. "Hei pelacur kecil , kamu suka dientot dua kontol begini? Ayo, jawab. " , Mama mulai ngomong jorok lagi sambi mempercepat kocokannya. Rambut Vivi yang panjang dijadikan pegangan untuk lebih cepat mengocok.

"Suka, Ma. Vivi paling suka ngentot. aakkhh entot Vivi terus Ma. Tiap hari. " , sahut Vivi. Vivi merasa vagina dan anusnya penuh. Gerakan dua kontol di vagina dan anusnya memberikan sensasi yang luar biasa.

Putingnya yang menempel di dada Andi, tergesek-gesek dan membuat putingnya makin mengeras karena nikmat. Tiba-tiba Vivi merasa seperti gunung mau meletus. Kenikmatan-kenikmatan yang dia terima membuat kelenjar didalam tubuhnya mengumpul dan mau muntah keluar melalui vagina nya.

Kenikmatan ini lebih dari orgasme sebelumnya. "Aakhh. sstt. aakkhh. Vivi mau nyampe. " , erang Vivi. Vivi pun menggapai orgasmenya yang ketiga dan keempat sekaligus. Vivi baru merasakan indahnya multi orgasme.

Mama melepaskan kontol mainannya dari anus Vivi. Andi yang belum keluar segera membalik tubuh Vivi dan bersiap-siap ngentot vagina Vivi lagi. "Berhenti dulu, Andi. Vivi capek bener nih. " , pinta Vivi memelas.

"Sini. Pake vagina Mama aja, Andi. " , sahut Mama yang sudah melepas peralatannya. Mama mengambil posisi menungging di atas tubuh Vivi. Andi pun langsung mengocok vagina Mamanya dari belakang dgn cepat.

Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest threesome cerita sex, ngentot, mama ajarin lesbi sex, mama ajarin incest, cerita bokep threesome anak kandung mama kandung sex lesbi incest
Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest threesome

Vivi pun nggak ketinggalan mengajak Mama berciuman sambil tangannya meremas-remas dada Mamanya. "Uuhhff. Bagus, anak-anak. Kalian pintar sekali. " , desah Mama keenakan. Andi terus mengocok vagina Mamanya yang masih terasa menggigit walau sudah punya anak.

Apalagi goyangan Mamanya, top. gak lama, Andi mulai merasa kalo mau keluar. "Ma. Andi mau keluar, Ma. " "Tunggu Mama. Mama juga mau nyampe. aakkh. " , erang Mama.

Kemudian Ibu dan anak itu orgasme bersamaan. Setelah itu mereka bertiga istirahat dan tertidur di ranjang bersama-sama. Sejak saat itu, mereka sering bermain seks bila Papa nggak ada dirumah.

Kadang berdua, kadang bertiga. Vivi juga senang sekali karena sikap Mama terhadapnya berubah menjadi baik, nggak lagi seperti dulu.
***

cerita sex, ngentot, mama ajarin lesbi sex, mama ajarin incest threesome, cerita bokep

Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest cerita sex, cerita sex, ngentot, mama ajarin lesbi sex, mama ajarin incest threesome, cerita bokep cerita dewasa terbaru ngentot, cerita seks dewasa, cerita sex, ngentot, mama ajarin lesbi sex, mama ajarin incest, cerita bokep
Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest threesome
Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest threesome, cerita seks , Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest threesome cerita sex, ngentot, mama ajarin lesbi sex, mama ajarin incest, cerita bokep threesome anak kandung mama kandung sex lesbi incest, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Mama Ajarin Lesbi Sex Dan Incest threesome

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com