Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme

Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme | Pamannya sudah 1 bulan ini sakit-sakitan. Dody merasa bersalah. Dia sudah 2 tahun menumpang di rumah pamannya ini, untuk kuliah di sebuah kursus pendidikan komputer. Istri Paman, Bibi Ena, menanggung seluruh beban keluarga, dengan Dody dan 3 orang anak mereka yang masih kecil.

Sebelum sakit-sakitan, Paman bekerja sebagai supir. Cukup lama, sekitar 5 tahunan. "Paman, boleh ga aku tanya sesuatu? " Dody berkata suatu hari kepada pamannya yang tergolek lesu di ranjang sempit.

"Apa Dody? " "Boleh ga, aku gantiin paman jadi sopir di rumah Hendro? " tanya Dody. "Dody,.. Aku nggak bisa mengijinkan hal itu, " kata Paman dengan berat hati.

Pamannya mengingat perjanjiannya dengan ayah Dody, ketika mereka masih kuliah. DIa berjanji bahwa ketika ada sesuatu terjadi pada ayah Dody, dia akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap hidup Dody, dan nggak akan mungkin memaksa Dody untuk bekerja, membantu rumah tangganya.

"Paman, aku harus bekerja! Aku nggak tega ngeliat Bi Ena menanggung semuanya sendiri. " Sekilas mereka berdua ngeliat ke arah Bi Ena yang sedang sibuk menyuapi anak terkecil mereka.

"ok, Dody, aku akan menelepon pak Hendro untuk mengabarkan penggantiku. " Rumah keluarga Hendro di Jakarta Selatan, sungguh mewah dan sangat luas. Dody duduk tepekur, sementara Pak Mono duduk di depannya sambil menerima telepon dari seorang rekan bisnisnya.

Sebelum itu, Pak Mono berkata bahwa dia sudah tahu mengenai akan datangnya pengganti Pak Ramdi (paman Dody). "ok, Dody, kamu mulai bekerja besok pagi. Tugasmu adalah mengantar ketiga anakku dan istriku kemanapun mereka pergi. Kamu boleh menginap di sini, atau kamu boleh pulang pergi. Tapi, kamu harus siap kapanpun anak-anakku atau istriku memanggilmu. " "Baik, pak. Paman saya menyarankan saya untuk menginap di sini saja pak, " jawab Dody.

"Inem akan mengantarmu ke kamar sopir. Inem! " panggil pak Mono kepada satu-satunya pembantu di rumah besar itu. Seorang wanita muda dengan dandanan sederhana kemudian muncul sembari tersenyum manis kepada Dody.

"Mari mas Dody, saya bantuin angkat barangnya, " kata Inem tulus. Hari-hari berlangsung cepat minggu itu. Dody kemudian berkenalan dengan ketiga anak keluarga Hendro, yang secara mengejutkan mempunyai kepribadian yang sangat menyenangkan.

Yang tertua, Vera, benar-benar pribadi yang mengagumkan. Cantik, pintar, rendah hati, dan humoris. Steven, nomer dua, benar-benar konyol dan seorang penggila sepakbola. Della, si bungsu, benar-benar anak yang manis, penurut, dan lebih suka bermain di dalam dunianya sendiri.

Dody belum pernah bertemu dengan istri pak Mono, karena Tante Sarah, panggilan istri pak Mono, sedang berada di Singapura untuk urusan bisnis. Dody menjalankan aktivitasnya setiap hari, mengantar ketiga anak itu kemanapun mereka mau pergi.

Vera, seorang siswi sma Internasional terkenal di Jakarta Selatan, paling sering pergi membawa mobil, tentu saja dengan Dody sebagai sopirnya. Dody pun mulai menikmati aktivitasnya sebagai supir.

Untuk sementara, kursus komputernya dia tinggalkan, demi menopang hidup keluarga Paman. "Mas Dody, tolong antering Vera ke sini dong, ada pesta Prom Night soalnya, " rayu Vera suatu sore ketika Dody sedang duduk santai di teras belakang, ngobrol dengan Inem.

Sore itu matahari sungguh indah, memancar menjelang tenggelam. Sinarnya berwarna keemasan menyinari sosok Vera yang sempurna. Kuning langsat, dengan tubuh yang menawan. Dia mengenakan tanktop warna biru muda dengan tali kecil, dengan celana putih super pendek, seperti kebiasaannya.

Tali BHnya keliatan di bahunya. Warnanya biru. "ok deh non, mau jam berapa berangkatnya? " tanya Dody "Jam 7 kita berangkat ya mas. aku dah pamit ama papa kok. " Dia kemudian duduk jongkok sambil bermain air di kolam ikan di dekat tempat duduk Dody dan Inem.

Dody terpana. Itu bukan pemandangan yang dilihat Dody setiap hari, bahkan seumur hidup Dody. Oh Tuhan, pikir Dody dengan jantung yang berdegup kencang. Tanpa disadari Vera, posisinya membuat belahan dadanya keliatan.

dan itu bukan belahan dada yang biasa. Belahan itu dalam, membentuk jalur yang panjang dari pangkal dada ke arah baju tanktop. Begitu indah, dengan kulit kuning langsat tanpa cela.

Belahan dada itu berguncang-guncang mengikuti gerakan lengan Vera yang bermain air kolam. Bahkan sekilas Dody ngeliat bh Vera. Pemandangan itu nggak berlangsung lama. Tiba-tiba Inem beranjak dari tempat duduknya dan mengajak Vera masuk ke dalam rumah.

nggak baik anak cewek di luar pas Maghrib, katanya. "mas Dody, Pak Ramdi gimana kabarnya sekarang? " tanya Vera membuka percakapan. Malam itu Dody mengantar Vera ke Prom Night di sebuah hotel berbintang di Jakarta Pusat.

Vera mengenakan baju malam yang sangat mewah, dengan model kemben terusan. Model itu cukup pendek, sehingga setiap orang pasti bisa ngeliat keindahan kaki jenjang Vera. Dody berusaha nggak ngeliat fakta itu, mengingat Vera adalah anak majikannya.

Lobby Hotel itu penuh sesak dengan gemerlap anak-anak abg yang merayakan Prom Night. Mobil yang disupiri Dody berhenti tepat di depan lobby. Dody bergegas keluar, dan membukakan pintu untuk Vera, sebuah kebiasaan baru yang dipelajarinya dari pak Ramdi, pamannya.

Dody sungguh menyukai kebiasaan baru itu, karena ketika dia membukakan pintu Vera, dia ngeliat kembali pemandangan indah yang dilihatnya sore itu. Ketika Vera keluar dari mobil, kaki kirinya melangkah pelan keluar dari mobil.

kakinya yang jenjang keliatan jelas ditimpali lampu lobby hotel yang terang benderang. Pahanya sekilas keliatan , benar-benar tanpa cacat cela. Belum lagi pemandangan selanjutnya, benar-benar memukau. Ketika Vera sedikit membungkuk untuk keluar dari mobil, dadanya yang cuma ditutupi baju malam model kemben membentuk lekukan dalam berbentuk v terbalik.

Renda BHnya mengintip dari belahan dada itu. sepertinya bh tersebut nggak kuasa menahan volume bukit indah Vera. Dody masturbasi malam itu, pertama kali dalam sejarah hidupnya. ————- "Mami, kenalin, ini mas Dody, sopir kita yang baru, " kata Della menyeret ibunya.

Oh, jadi ini istri pak Mono, Tante Sarah. "Saya Dody tante, pengganti pak Ramdi, " kata Dody sambil menyalami Tante Sarah. Tante Sarah adalah seorang wanita yang mencerminkan anggapan Dody selama ini mengenai wanita kaya.

Glamor, dengan pakaian yang mewah, perhiasan yang kentara, dengan dandanan yang luar biasa. Umurnya sepertinya akhir 40an. Yang membuat heran Dody, dengan umurnya, Tante Sarah sungguh luarbiasa menawan.

Jantung Dody berdegup jencang ketika tangan dia menyentuh tangan Tante Sarah. Kulitnya sungguh halus, dengan tubuhnya yang begitu harum, membuat Dody terpaku. Seumur hidupnya, belum pernah dia ngeliat sosok wanita yang glamor, begitu harum.

Dia mengenakan baju kerja blazer, dengan dalaman sutra berenda yang kelihatan begitu halus. Roknya pendek sebatas lutut, menampilkan kaki jenjang dengan sepatu hak tinggi. tampak nya dia baru saja pulang dari Singapura.

Tante Sarah segera meninggalkan Dody dan Della, menemui teman-temannya di ruang tamu. Dody mengintip dari dapur, mengamati percakapan di ruang tamu. Teman-teman Tante Sarah nggak jauh beda dari Tante Sarah.

Cerita Sex Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme

Elegant, glamor, setengah baya, namun super seksi. Dody nggak tahu mengapa. Sejak saat itu dia terobsesi dengan wanita setengah baya. Dody masturbasi malam itu, sungguh nikmat. membayangkan Tante Sarah.

membayangkan wanita mengeluarkan kontol Dody dari celana, mengelusnya dengan tangannya yang lembut,. Sejak Tante Sarah datang, kegiatan Dody didominasi dengan acara mengantarkan Tante Sarah kemanapun dia pergi.

Setiap hari ada saja acara Tante Sarah, dari mulai bertemu dengan kolega sampai makan malam di restoran atau hotel mewah. Dan sungguh, mengantarkan Tante Sarah benar-benar membuat Dody kecanduan.

Tante Sarah mempunyai kebiasaan mengenakan gaun-gaun mewah yang seksi, yang dipastikan selalu menampilkan lekuk tubuhnya yang indah, dengan pinggang yang indah, kaki jenjang, dan dada yang membusung indah.

Dada Tante Sarah besar, dan Dody nggak pernah melewatkan kesempatan untuk mengamatinya, baik ketika di mobil ataupun di rumah. Suatu kali ketika Dody mengantar Tante Sarah ke sebuah pesta, Tante Sarah mengenakan busana malam dengan dengan belahan yang sangat rendah, memperlihatkan hampir seluruh bulatan dadanya.

Dody bersumpah, dia ngeliat puting susu Tante Sarah pada saat dia keluar dari mobil. Warnanya merah kecoklatan, dengan lingkaran sekitar puting yang berwarna sama. Dody merasakan kontol nya memberontak.

penis itu nggak menyusut sampai malamnya mereka kembali ke rumah Hendro. Dody memikirkan sebuah rencana. ————- Rumah Hendro kembali sepi hari itu. Hari yang dingin, dan hujan yang sangat deras.

Pak Mono dan ketiga anaknya pergi ke Hongkong untuk berwisata, meninggalkan Dody, Inem, dan Tante Sarah. Dody duduk di kamarnya seorang diri, menonton tv. Inem sudah terlelap tidur kelelahan setelah seharian membantu packing anak-anak Hendro.

Sejak ngeliat pemandangan terakhir itu, Dody menjadi terus-menerus terangsang setiap hari. Petir menggelegar. Dody keluar dari kamarnya dan menuju ruang cucian. Dia perlu pelampiasan setelah terangsang terus-menerus.

Ada sebuah dorongan yang mendorong dia pergi ke tempat cucian. Dorongan kuat yang membuat dirinya sendiri heran. Dia mulai mencari-cari sesuatu dalam tumpukan pakaian. nggak lama, diapun menemukannya.

Tumpukan bh dan celana dalam, yang dia tahu pasti bukan milik Inem ataupun Della. Dody mengambil salah satu bh. bh itu berwarna merah dengan bahan sutra, dengan renda-renda di bagian cupnya.

Tali bahu dan penahan belakangnya kecil, seukuran 1 cm. Dody mencium bh itu. Bau harum Vera langsung merebak. Tangan kiri Dody meraba kontol nya yang sangat tegang, sedangkan tangan kanannya memegang bh itu di depan hidungnya.

Dody benar-benar terangsang. Dia kemudian membuka celana pendeknya, mengeluarkan kontol nya dan mulai meremas-meremasnya. Ooh, begitu nikmatnya. Kemudian dia mencari-cari lagi. Sebuah celana dalam seksi, dengan potongan pinggang yang tinggi menjadi pilihannya.

Pasti itu milik Tante Sarah. Celana itu merah, tipis dengan bahan sutra yang sangat halus, berwarna biru tua. rendanya benar-benar membuat Dody terangsang. Renda itu berada di bagian depan, dan di bagian elastisnya.

Renda di bagian depan mempunyai bagian yang tembus pandang yang apabila dipakai, hampir pasti menampilkan bulu-bulu lembut nonok wanita. Dody mulai mengeluskan celana dalam itu ke kontol nya yang sangat tegang.

Sensasi halus bahan celana dalam itu membuatnya nggak bertahan lama. Sebentar saja, cairan putih lengket menempel di celana dalam itu. Dari pengalaman itu, Dody mengetahui bahwa Tante Sarah menggunakan bh ukuran 36D, dan Vera 34B.

Keesokan harinya Inem mencuci pakaian-pakaian di ruang cuci. Dody beruntung. Inem nggak menemukan celana dalam yang ditempeli peju Dody. Sarah bukannya nggak buta. Sopir baru itu, Dody, masih muda.

Tinggi, atletis, sepertinya Dody bukan anak kampung kebanyakan. Dari matanya keliatan dia orang yang cerdas. Sarah sungguh terkesan dengan segala tingkah lakunya. Pak Ramdi memang benar-benar mendidiknya untuk menjadi sopir yang baik.

Bagi Sarah, mempunyai sopir yang gentleman menjadi sebuah kebanggaan yang dapat ia tunjukkan ke teman-temannya. Tiba-tiba Sarah jadi sering memperhatikan Dody. Ada suatu perasaan yang dia sudah lama nggak rasakan.

Sarah merasakan tubuhnya menggigil. Sendirian. di ranjang super King di kamar utamanya. Hujan deras, dengan petir menggelegar. Sarah keluar dari kamar. Sore itu sungguh dingin, karena hujan yang begitu deras.


Cerita seks Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme
  • Dia perlu menghangatkan dirinya dengan secangkir coklat. Panas dan manis. I really need that, pikirnya. Sarah nggak terlalu peduli dengan baju yang dikenakannya. Toh, lagipula nggak ada orang di rumah sebesar itu.
  • Inem dan Dody ada di belakang, dan nggak mungkin mereka berani masuk rumah utama, pada saat Sarah cuma sendirian di rumah. Sebuah tank top warna pink, cukup ketat, dengan bawahan hotpants.
  • Kostum wajibnya di rumah, yang dulu selalu disukai Mono. Ya, dulu. Kini nggak lagi. Mono terlalu sibuk dengan acara akuisisi, merger, ekspansi di sektor properti, valuta asing.
  • Sarah merasa diri sangat seksi. Sarah beranjak ke dapur. Dia menjerang air di sebuah teko kecil, sambil mengambil coklat di kitchen set, dekat dengan ruang cucian. Dan dia terkejut ngeliat pemandangan di tempat cucian.
  • Dari sisi dapur, ruang cucian keliatan jelas, tapi orang yang di ruang cucian pasti nggak bisa ngeliat siapa yang ada di dapur. Dan Sarah ngeliat sesosok tubuh laki-laki.
  • Apa yang sedang dia lakukan di ruang cucian pada saat hujan deras? Yang pasti bukan untuk mencuci pakaian. Ya, itu pasti Dody. Sarah mengintip, dan merasakan kakinya melemah, ketika ngeliat apa yang sedang dilakukan Dody.
  • Ooh, rasa itu muncul lagi. Sarah merasakan putingnya mulai mengeras. Dody sedang memegang celana dalamnya. nggak cuma itu saja, celana dalam Sarah diusap-usapkan, sepertinya ke kontol Dody.
  • Sarah nggak bisa ngeliat dengan jelas, karena dia cuma bisa ngeliat tubuh Dody dari belakang. Dan tubuh itu sungguh tubuh ideal. Sarah ngeliat bahwa Dody mempunyai pantat, yang sungguh berotot.
  • Celana Dody turun sampai ke lutut kaki. nggak tahan ngeliat pemandangan itu, Sarah secara nggak sadar mulai meremas-remas dadanya. Pertama kali dalam hidupnya, dia merasa sangat terangsang tanpa ada seseorangpun di dekatnya.
Tanpa sadar, tangan kanannya menyusuri bagian dalam pahanya, kemudian masuk pelan-pelan ke dalam lubang kaki celana hotpantsnya. Tangan yang tiba-tiba lihai itu mencari sesuatu yang basah, dan mulai masuk ke dalamnya.

Oooh, feels great, really great, pikir Sarah ketika tangannya mulai beraksi, merangsang tonjolan kecil di dalam nonok nya. Sarah semakin cepat merangsang dirinya, sementara di tempat cucian, Dody juga sepertinya semakin mendekati puncak kenikmatan.

Jantung berdegup semakin cepat, mata Sarah nanar, dan meledaklah orgasmenya. satu kali setelah sekian lama. Sepertinya Dody pun hendak mencapai ejakulasinya, tatkala dari jauh, keliatan tubuhnya bergetar hebat.

Sarah berusaha mengendalikan tubuhnya setelah orgasme yang hebat. Dia terduduk di depan kitchen set, dan mendengar Dody beranjak pergi dari tempat cucian. Ketika Dody sudah nggak keliatan , Sarah cepat-cepat berlari menuju tempat cucian.

Dia mengambil celana dalamnya yang tadi digunakan Dody untuk masturbasi. Celana itu penuh dengan cairan putih bening berbau pandan. Tiba-tiba Sarah teringat dengan teko airnya. Suami dan anak-anaknya masih dua hari lagi di Hong Kong.

Pasti mereka bersenang-senang di sana. Sarah sungguh jengkel, dan pagi ini dia merasakan rasa terangsang yang amat sangat, mengingat pengalamannya sore hari kemarin. Aku benar-benar butuh Mono, pikirnya.

Celana dalam yang penuh peju itu masih di tangannya. I really need a good cold shower, pikirnya. Dody mengamati Tante Sarah. Lebih sering dari biasanya. Seakan-akan dunia cuma ada Tante Sarah.

Dody merasa bahwa Tante Sarah semakin memperhatikan dirinya. Bertanya, berbasa-basi, dan bahkan mengobrol dengan dia dan Inem di di belakang rumah. nggak cuma itu, Dody merasakan bahwa ada sesuatu yang terjadi di antara mereka berdua.

Dody pernah berpikir bahwa Tante Sarah mungkin menggoda dia. Ketika berjalan di depan Dody misalnya, sepertinya Tante Sarah melenggok-lenggokkan jalannya secara nggak wajar. Dody juga semakin sering diberi pemandangan, pemandangan indah tepatnya, bagian-bagian tubuh Tante Sarah.

Awalnya seperti nggak disengaja oleh Tante Sarah. Sesuatu jatuh, dan Tante Sarah mengambilnya, tepat di depan Dody. Cara mengambilnya pun sepertinya lebih lama dari biasanya, memastikan bahwa Dody dapat ngeliat dengan jelas keindahan toket besar yang berbalut bh berenda yang sepertinya kekecilan untuk volume sebesar itu.

Suatu saat bahkan Tante Sarah sengaja duduk di kursi, ketika ngobrol bersama Dody dan Inem, menumpangkan kaki. Tentu saja rok mini itu nggak kuasa menutupi keindahan kaki Tante Sarah.

Indah, tanpa cacat, putih, dan berkilat. Hingga pada suatu saat. Pagi itu Dody selesai mengantar pak Mono ke bandara. Jam masih menunjukkan pukul 9. 00. Anak-anak sudah berangkat ke sekolah.

Inem sibuk mencuci cucian kotor di ruang cucian. kedengaran suara mesin cuci yang bising. Inem pasti nggak mendengar Dody masuk garasi. Dody bertekad. Hari ini atau nggak sama sekali.

Akal sehatnya sudah hilang. Dia bersedia mengambil resiko untuk sesuatu yang mungkin akan dia sesali seumur hidup. Tapi dia harus mengambil resiko itu. Sekali seumur hidup. Dia merogoh sakunya.

Dia siap. Dia bergegas naik tangga ke lantai dua. Dody tahu pasti, Tante Sarah belum berangkat kerja. Dengan dada yang berdegup kencang, pelan-pelan Dody mendekati pintu kamar utama, tempat pak Mono dan Tante Sarah.

Pintu itu terbuka sedikit. Dody jongkok dan mengintip. Dilihatnya Tante Sarah sedang ngeliat pemandangan kebun belakang dari balkon. Inilah saatnya. Dody berlari sekencangnya dan kemudian dengan sigap, dia sudah sampai di belakang Tante Sarah, menutup mulutnya, sambil menodongkan sebuah pisau kecil ke pinggang Tante Sarah.

"tante, aku nggak segan-segan melukai tante jika tante menolak permintaanku, " kata Dody tegang. Seumur hidupnya, belum pernah dia melakukan kejahatan, sekecil apapun. Tubuh itu meronta dalam dekapan Dody.

Dody menekan kembali pisaunya ke pinggang Tante Sarah. "tante, ingat, sekali tante berteriak minta tolong, pisau ini akan menembus tubuh tante. tante paham itu? " Dody merasakan tubuh itu melemah dalam dekapannya.

dan kemudian gemetar. "Aku mau tante sekarang bersandar ke jendela balkon dengan kedua tangan tante. Ingat tante, tanpa suara, " bisik Dody. Tante Sarah melakukan perintah Dody.

perlahan dia membungkuk, dan menyandar ke jendela dengan kedua tangannya. "Buka kedua kaki tante, ke kiri dan ke kanan. Sekarang! " Tante Sarah pun menurut. Dody merasakan tubuhnya makin tegang.

Dadanya berdegup super kencang, sampai-sampai dia merasakan bahwa tenggorokannya kering ngeliat pemandangan di depannya. Rok mini dengan atasan blazer, pakaian yang sering sekali dikenakan Tante Sarah. Tapi sekarang Dody ngeliat nya lain.

Kakinya yang jenjang terbuka, sementara pantat Tante Sarah membentuk lekukan indah, membekas, dan sangat jelas keliatan dari rok mini yang dikenakannya. "tante, pelan-pelan, turunkan celana dalam tante, dengan satu tangan tante. " Tante Sarah menggeleng pelan.

" nggak, " bisiknya lirih. Dody segera menampar pantat Tante Sarah. "ugh, " jerit Tante Sarah lirih. air mata menetes di pipinya. Dody tahu dia berkuasa atas tubuh indah ini.

"Jawaban yang salah, tante, " tukas Dody dan kembali menekankan pisaunya, kali ini di paha belakang Tante Sarah. Dengan tangan kirinya, perlahan Tante Sarah meraih elastis celananya, dan pelan-pelan menurunkannya.

Agak sulit, karena dia cuma menggunakan satu tangan. Celana itu berwarna merah, dengan renda biru tua. Dody ingat sekali. Celana itulah yang digunakannya sewaktu masturbasi di ruang cucian.

Celana itu jatuh ke lantai. Dody merasakan dirinya sangat terangsang. Dengan tetap mengawasi Tante Sarah, dia membuka ikat pinggang celananya, dan kemudian celana dalamnya. penis nya merasakan udara bebas.

Tegak mengacung dengan kepalanya yang berkilat. Urat-uratnya terlihat jelas. Ketika suara ikat pinggangnya jatuh, spontan Tante Sarah menengok ke belakang. "oh, tidak, tidak, itu terlalu besar, " sambil berulangkali menggelengkan kepalanya.

Air mata terus menetes di pipinya. "Tante Sarah, siapa yang menyuruh tante menengok ke belakang? " Tangan Dody melayang lagi ke pantatnya. Perlahan, Dody menaikkan rok itu, menikmati setiap momen ketika tangannya bersentuhan dengan kulit lembut pantat Tante Sarah.

Tangannya yang kasar serasa sengatan listrik di tubuh Tante Sarah. Tante Sarah gemetar hebat. Dody menyentuh bagian dalam paha Tante Sarah. Rasanya benar-benar aneh. Dody merasa ada sesuatu yang licin mengalir.

Dody mengikuti aliran cairan itu, naik ke arah nonok Tante Sarah. Mulut memek itu terpampang jelas di depan Dody. Tercukur halus, dengan bukit yang nggak terlalu menonjol.

Benar-benar sebuah figur yang sempurna. Dody nggak tahan. Dia harus masuk sekarang. Dody mengarahkan ujung kontol nya ke lipatan nonok Tante Sarah. ketika kepala kontol itu beradu dengan mulut nonok , keduanya bergetar.

Sangat hebat. Perlahan, kontol itu mulai masuk, menerobos ke dalam. Tante Sarah menggoyangkan pantatnya. Dody yakin itu. Sepertinya dia berusaha agar kontol Dody masuk lebih mudah. Dan perjuangan itu memang menjadi lebih mudah.

Dody menemukan bahwa kontol nya dapat dengan mudah masuk. memek itu sudah basah, siap menerima pendatang asing yang kekar. Dody heran. Begitu semuanya masuk dalam nonok Tante Sarah, Dody berhenti.

Dia ingin menghayati momen-momen ini. Mungkin yang terakhir dalam hidupnya, apabila setelah ini dia dipenjara atas tuduhan perkosaan. Dia serasa mendengar gelegar petir ketika kemudian mendengar suara.

"Dody, ayoo, " bisik Tante Sarah. Tante Sarah? dia menginginkan Dody? Jadi. ? Dody nggak mau berpikir panjang. Pantatnya mulai bergoyang, pelan sekali, takut bahwa Tante Sarah kesakitan dan berubah pikiran.

Dan kemudian terjadilah. Dua tubuh sempurna bergerak seirama. Dody memegang pinggang Tante Sarah, dan kedua tangan Tante Sarah mencengkeram erat kusen jendela balkon. Dody menggerakkan pinggangnya, memasukkan dan kemudian dengan pelan mengeluarkan kembali kontol nya dari dalam nonok yang basah itu.

Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme cerita seks dewasa bacaan porno tante dipaksa ngentot, tante orgasme, cerpen novel bokep tante dipaksa ngentot
Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme

Tante Sarah mengeluh pelan. Peluh mulai menetes dari keningnya. Dua tubuh itu bergerak semakin cepat. Tiba-tiba, tubuh Tante Sarah bergetar. Dody merasakan denyutan nonok mencengkeram kontol nya.

Tante Sarah menjerit kecil. "Ooh, uhm, uhm. " Dody tahu dia terpuaskan. Dody pun merasakan bahwa dirinya semakin dekat. Tanpa aba-aba, Dody pun mencapai puncak. Di dalam nonok Tante Sarah.

Tante Sarah duduk tersimpuh. Kakinya lemah akibat orgasme yang tadi begitu hebat. tampak cairan cinta mereka berdua menetes di lantai. Mereka duduk terdiam. "Thanks Dody. Ini yang pertama dan terakhir. "
***

cerita seks, dewasa, kisah tante dipaksa ngentot bacaan porno

Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme cerita seks, cerita seks, dewasa, kisah tante dipaksa ngentot bacaan porno cerita dewasa terbaru dewasa, cerita seks dewasa, cerita seks, dewasa, kisah tante dipaksa ngentot bacaan porno
Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme
Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme, cerita seks , Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme cerita seks dewasa bacaan porno tante dipaksa ngentot, tante orgasme, cerpen novel bokep tante dipaksa ngentot, kisah porno, kisah sex bokep, sex, Tante Dipaksa Ngentot Malah Orgasme

10
205

Tags cerita dewasa paling populer di blog ini: cerita seks, Cerita Dewasa, 17 Tahun, sex, Ngentot, Memek, Istri, selingkuh, Kontol, Entot, Mama, gangbang, tante, threesome, ABG, Binal, sexy, toket, payudara.
Aktifkan javascript lalu tekan F5, untuk membuka halaman
meng-klik link cerita secara normal
dan membuka gambar lebih besar.
Cerita dewasa seks terpanas, update setiap hari cerita terbaru Cerita seks dewasa ngentot memek isteri, perek, bispak.
http://cerita-dewasa-terpanas.blogspot.com